Postingan

Analisis Saham BAYU: Perusahaan Kecil dengan Kinerja Menakjubkan (dan Harganya Masih Wajar)

Gambar
Judul artikel ini terdengar berlebihan. Tapi memang begitu kenyataannya. Di Bursa Efek Indonesia biasanya perusahaan dengan kinerja keuangan yang bagus akan dihargai dengan harga yang cukup premium. Jarang ada perusahaan dengan kinerja keuangan yang bagus (misalnya ROE 20% atau lebih) yang diperdagangkan di harga wajar (dengan PBV sekitar 1.0 atau lebih rendah). Salah satu perusahaan yang mendekati kriteria ini adalah ASGR yang pernah saya bahas di postingan sebelumnya. Tapi ASGR memiliki ROE yang tidak terlalu besar (masih di bawah 20%). Lalu apakah ada perusahaan yang memenuhi dua kriteria tersebut? Jawabannya ada. Perusahaan itu bernama PT Bayu Buana Tbk. (BAYU). Logo PT Bayu Buana Tbk. (BAYU) BAYU bukanlah perusahaan kemarin sore yang baru saja muncul. BAYU sudah berdiri dari tahun 1970-an, tepatnya pada tanggal 17 Oktober 1972. Lalu berselang 16 tahun kemudian BAYU resmi melantai di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya. BAYU sendiri menjadi perusahaan travel agent pertama yang listing...

Analisis Saham Astra Graphia (ASGR): Perusahaan yang (Mungkin) Dipandang Sebelah Mata

Gambar
Investor yang sudah lama berkecimpung di pasar modal Indonesia mungkin tidak asing dengan PT Astra International Tbk (ASII). ASII menjalankan berbagai jenis bisnis melalui anak usahanya. Produk-produknya pun dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Sebut saja produk otomotif mereka (mobil Toyota dan Daihatsu, serta sepeda motor Honda). Produk-produk mereka yang terkenal dan diminati pasar membawa dampak positif pada nama besar dan kinerja keuangan ASII.  Logo ASGR Selain merakit dan menjual kendaraan, ASII melalui anak perusahaan lainnya juga menjalankan bisnis lain. Salah satunya PT Astra Graphia Tbk. dengan kode saham ASGR. Berbeda dengan anak perusahaan ASII yang lain seperti AUTO (yang membuat dan menjual suku cadang kendaraan) atau AALI (yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit), ASGR relatif jarang dibicarakan oleh pelaku pasar modal Indonesia.  Cikal bakal perusahaan bermula dari sebuah divisi di PT Astra International  dengan nama Divisi Xerox. Divisi ini b...

Analisis Saham PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA)

Gambar
Emiten-emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sudah mulai merilis laporan keuangan kuartal 3 2025. Ada emiten yang mencatat peningkatan kinerja keuangan. Misalnya saja UNVR, ANTM dan HRTA. ANTM pernah saya analisis di sini , sedangkan HRTA pernah saya analisis dalam tulisan berikut . Keduanya mencatatkan peningkatan kinerja keuangan yang cukup tinggi karena terdorong peningkatan harga emas dunia. UNVR juga mencatatkan peningkatan kinerja keuangan dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya. Ada juga emiten-emiten yang 'turnaround' alias berbalik dari yang awalnya merugi sehingga kinerja keuangannya buruk, menjadi untung sehingga kinerja keuangannya membaik. Salah satu emiten yang 'turnaround' adalah PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) yang akan dibahas di sini. 'Berbagi bersama di Pizza Hut'. Kurang lebih begitulah slogan Pizza Hut di Indonesia PZZA sendiri sudah berdiri di akhir 1980-an, tepatnya di tahun 1987. PZZA sudah memegang lisensi waralaba Pizza Hut...

Penjelasan Buku Besar Perusahaan Jasa: Real Estate Bang Adi

Gambar
Beberapa waktu yang lalu saya membahas contoh kasus penggunaan buku besar. Contoh kasus tersebut bisa dilihat pada tulisan saya yang ini . Jawabannya juga sudah saya posting dan bisa dilihat di sini . Pada tulisan kali ini saya akan memberikan pembahasan yang lebih mendalam tentang soal tersebut. Transaksi-transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan tentunya dijurnal terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke buku besar. Istilah lainnya adalah di-posting di buku besar. Lalu jurnal tersebut diposting pada akun-akun yang ada di buku besar. Tentu diposting pada akun yang sesuai dengan transaksi yang dicatat dalam ayat jurnal tersebut. Transaksi tanggal 1 Desember 2024: Perusahaan real estate Bang Adi membeli lemari arsip dengan harga Rp157.500 secara kredit (alias dengan cara berutang). Otomatis transaksi ini mengakibatkan peralatan kantor bertambah, dan utang perusahaan bertambah. Sehingga transaksi tersebut dicatat dalam jurnal sebagai berikut: Jurnal pembelian lemari arsip (klik gambar un...

Analisis Saham PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk. (IFII)

Gambar
Jujur saat mengetik analisis saham ini saya merasa geli. Bukan karena ada hal yang memalukan, tapi karena kode ticker saham ini cukup unik. Yup, perusahaan ini punya kode ticker IFII yang terdengar unik ketika dibaca dengan cepat. Tapi apakah perusahaannya juga bagus secara finansial maupun secara manajemen dan prospek, sehingga layak digunakan untuk investasi? Mari kita analisis secara perlahan. PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk. didirikan pada tanggal 24 September 2007. Namun saat didirikan perusahaan bergerak dalam bidang penyediaan jasa persiapan produksi, seperti pengurusan perizinan dan pengadaan sumber daya manusia untuk proses produksi. Kegiatan ini berlangsung sampai dengan tahun 2012. Di tahun 2012 perusahaan baru mulai memproduksi Medium Density Fibreboard (MDF), sejenis papan dengan kerapatan sedang dan berpori-pori halus. Papan ini sering digunakan sebagai bahan baku furniture. Di tahun yang sama pula perusahaan melakukan ekspor ke Malaysia. Berlanjut pada tahun 2014 pe...